(HH/Tim Humas  – Rumah Sakit Paru Dr. H. A. Rotinsulu)

Bandung – Jumat, 18 Maret 2022 Rumah Sakit Paru  Dr. H. A. Rotinsulu (RSPR) menerima kunjungan Tim Visitasi Kementerian Kesehatan dalam rangka penetapan RSPR menjadi rumah sakit pendidikan afiliasi. Acara dibuka dengan penyampaian sambutan dari Direktur Utama RSPR sekaligus pemaparan profil singkat rumah sakit dan hasil penilaian Bimbingan Teknis (Bimtek) dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.

Plt. Direktur Utama RSPR, dr. I Gusti Lanang Suartana Putra., MM., MMRS dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan visitasi ini sangat penting bagi RSPR dalam rangka pengembangan RSPR ke depan. Dengan  adanya kunjungan visitasi dari Tim Kementerian Kesehatan, RSPR tinggal selangkah lagi untuk secara resmi ditetapkan menjadi Rumah Sakit Pendidikan Afiliasi.

Menurut dr. I Gusti Lanang, persiapan untuk menjadi rumah sakit pendidikan afiliasi sudah disiapkan sejak lama. Bimbingan teknis oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan dari Kementerian Kesehatan telah dilaksanakan sejak bulan Februari tahun 2021. Namun, karena  pandemi perjalanan penetapan RSPR menjadi rumah sakit pendidikan afiliasi menjadi tertunda.

Sementara itu, Ketua Tim Visitasi Kementerian Kesehatan yang diwakili oleh drg. Christiana Eka Nartiawaty Hendarjudani, M.Kes mengatakan, dengan terbitnya edaran baru terkait rumah sakit pendidikan, RSPR menjadi rumah sakit pertama yang menerima kunjungan dari Tim Visitasi Kementerian Kesehatan.

drg. Christiana menyampaikan, dengan aturan baru penetapan rumah sakit menjadi rumah sakit pendidikan hanya dilakukan satu kali saja. Berikutnya rumah sakit tinggal mengajukan permohonan perpanjangan. “Melihat upaya RSPR dari hasil bimbingan teknis dan pendampingan visitasi sebelumnya saya berharap tahun ini RSPR lulus dan ditetapkan menjadi rumah sakit pendidikan afiliasi”, ujarnya.

Pada acara pokok, Kelompok Kerja (Pokja) Rumah Sakit Pendidikan RSPR kemudian melaksanakan telusur dokumen dengan Tim Visitasi Kementerian Kesehatan yang terdiri dari perwakilan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes, Hukormas Sesditjen Yankes, Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia (ARSPI), dan Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI). Acara kemudian ditutup dengan exit meeting, ramah tamah dan foto bersama.***

Leave a Reply